PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Langkah Tegas Polri Usut Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

JAKARTA POST 86

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GP Al Washliyah) Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya, yang terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta.

Ketua PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberantas korupsi yang selama ini menjadi salah satu penghambat pembangunan nasional dan merugikan keuangan negara.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dalam hal ini Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya yang bergerak cepat mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara beserta dugaan tindak pidana pencucian uang. Penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu agar mampu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, langkah penyidik yang melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berhenti pada pengumpulan informasi, tetapi juga serius mengembangkan alat bukti demi mengungkap pihak-pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.

“Kami melihat komitmen Polri semakin nyata. Ketika ada dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat, aparat bergerak cepat melakukan penyidikan. Ini menjadi bukti bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi, siapa pun pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.

Dedi menilai bahwa keberanian aparat penegak hukum dalam menangani perkara-perkara besar merupakan bentuk implementasi semangat reformasi birokrasi dan penegakan supremasi hukum yang harus terus didukung seluruh elemen masyarakat.

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar proses penyidikan dapat berjalan tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, setiap proses hukum harus menghormati asas praduga tak bersalah, namun tetap memberikan ruang bagi penyidik untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap fakta-fakta hukum.

“Kami mengimbau semua pihak agar tidak menggiring opini yang dapat mengganggu jalannya proses penyidikan apa lagi mencoba intervensi . Biarkan penyidik bekerja secara profesional berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap negara,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Polri melakukan penggeledahan di salah satu kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola batu bara yang berdampak pada pemadaman listrik (blackout), serta perkara yang berkaitan dengan PT ASABRI dan PT Krakatau Steel.

Oleh dari itu maka kami meminta pihak-pihak Proses pengusutan dugaan korupsi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya sepatutnya berjalan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Kita berharap pengungkapan fakta ini bukan hanya soal mendapatkan bukti, tetapi juga dalam rangka mengungkap kebenaran,

Kami PW GP Al Washliyah DKI Jakarta menilai bahwa pengungkapan perkara-perkara besar tersebut merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan keuangan negara sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Organisasi tersebut berharap proses penyidikan dapat berjalan hingga tuntas sehingga seluruh pihak yang terbukti bersalah dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Oleh Karena itu, kami mendukung penuh langkah Polri untuk mengusut tuntas setiap dugaan korupsi secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku korupsi,” Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Kami Dukung Langkah Tegas Polri, tutup Dedi Siregar. (Red)

Berita Terkait

Banjir Aceh Belum Surut, Mualem Dicerca Publik, Presiden Prabowo Didesak Evaluasi Pemerintahan Aceh
Ribuan Jiwa Terselamatkan, Pengamat Puji Gebrakan Polres Cimahi Bongkar Produksi Tembakau Sintetis
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Musyawarah Hingga Penandatanganan Petisi Tolak Tambang di Samadua, Aceh Selatan; BAKORNAS LEPPAMI PB HMI: Kami Siap Mengawal Aspirasi Masyarakat
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Kapolri Berantas PETI dan Kejahatan Lingkungan di Sumbar, Dugaan Keterkaitan Kelangkaan Solar Diminta Diusut Tuntas
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Berita Terbaru

PEMATANG SIANTAR

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Senin, 7 Sep 2026 - 18:33 WIB